FAQ PPOT AL-AMANAH
“Menjadi Partner Pendidikan dalam Menumbuhkan 18 Sikap Mulia”
Informasi lengkap mengenai program orientasi dan kolaborasi orang tua siswa baru Sekolah Al-Amanah.
- Baby House
- TK
- SD Kelas 1
- SMP Kelas 7
- SMA Kelas 10
Proses pembelajaran yang berkesinambungan dan komprehensif.
Dilaksanakan pada hari efektif sekolah.
- Diskusi
- Observasi Pembelajaran
- Microteaching
- Refleksi
Pertanyaan Yang Sering Diajukan
Temukan jawaban lengkap seputar pelaksanaan PPOT Sekolah Al-Amanah
PPOT (Pelatihan Pendidikan Orang Tua) adalah program orientasi dan pembekalan bagi orang tua siswa baru Sekolah Al-Amanah untuk menyamakan visi pendidikan antara sekolah dan keluarga.
Melalui program ini, orang tua akan memahami filosofi pendidikan Al-Amanah, mengenal 18 Sikap Mulia, mengamati proses pembelajaran di kelas, serta mengalami langsung metode pembelajaran yang diterapkan di sekolah.
Kami meyakini bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak dapat dicapai hanya oleh sekolah, tetapi membutuhkan sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga.
Sekolah mendampingi anak selama beberapa jam setiap hari, sedangkan keluarga adalah lingkungan pendidikan utama yang membentuk kebiasaan dan karakter anak. Oleh karena itu, diperlukan kesamaan persepsi agar pembentukan 18 Sikap Mulia dapat berlangsung secara konsisten, baik di sekolah maupun di rumah.
PPOT wajib diikuti oleh seluruh orang tua/wali murid baru, yaitu jenjang:
- Baby House
- TK
- SD Kelas 1
- SMP Kelas 7
- SMA Kelas 10
Komitmen mengikuti PPOT telah menjadi bagian dari proses penerimaan siswa baru. Pada saat pengisian form interview/wawancara calon murid baru, orang tua telah menyatakan kesediaan untuk mengikuti rangkaian kegiatan PPOT sebagai bagian dari perjalanan pendidikan keluarga Al-Amanah.
PPOT dilaksanakan di lingkungan Sekolah Al-Amanah sesuai jadwal yang dipilih saat pendaftaran (antara bulan Agustus s/d Oktober 2026).
Waktu pelaksanaan setiap hari: 🕗 08.00 – 15.00 WIB
PPOT dilaksanakan pada hari efektif sekolah karena terdapat dua kegiatan inti yang hanya dapat dilakukan ketika proses pembelajaran berlangsung, yaitu:
- Observasi Pembelajaran Sentra: Orang tua mengamati secara langsung bagaimana guru membimbing anak belajar dan menumbuhkan 18 Sikap Mulia.
- Microteaching: Orang tua mengikuti pengalaman belajar bersama guru Sentra sehingga dapat memahami metode pembelajaran yang diterapkan di Al-Amanah.
Kedua kegiatan tersebut tidak dapat dilaksanakan pada hari Sabtu karena kegiatan belajar mengajar reguler tidak berlangsung seperti hari efektif sekolah.
Selama tiga hari, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan interaktif, antara lain:
- Pengenalan filosofi pendidikan Al-Amanah.
- Pembahasan 18 Sikap Mulia.
- Diskusi dan refleksi bersama.
- Observasi pembelajaran Sentra (melihat langsung proses belajar anak di kelas).
- Microteaching (orang tua mengikuti pengalaman belajar bersama guru Sentra).
- Penyusunan komitmen kolaborasi sekolah dan keluarga.
PPOT dirancang sebagai sebuah proses pembelajaran yang utuh, bukan sekadar seminar satu kali. Setiap hari memiliki tujuan yang saling berkesinambungan:
- Hari 1 – Memahami: Mengenal filosofi pendidikan Al-Amanah dan cara pandang sekolah terhadap perkembangan anak.
- Hari 2 – Mengalami: Melihat dan merasakan langsung bagaimana 18 Sikap Mulia dibangun melalui pembelajaran.
- Hari 3 – Berkomitmen: Menyusun langkah bersama agar nilai-nilai tersebut dapat diterapkan secara konsisten di rumah.
Materi disusun secara bertahap sehingga peserta memperoleh pemahaman yang utuh. Apabila salah satu tahapan tidak diikuti, maka pemahaman yang diperoleh belum lengkap.
Peserta tetap diperbolehkan mengikuti hari yang dapat dihadiri. Namun, peserta belum dinyatakan lulus PPOT apabila belum menyelesaikan seluruh rangkaian tiga hari.
Hari yang belum diikuti wajib dilengkapi pada pelaksanaan PPOT batch berikutnya.
Kami memahami bahwa sebagian orang tua memiliki tanggung jawab pekerjaan dan aktivitas lainnya. Apabila berhalangan karena alasan tertentu, mohon segera menginformasikan kepada panitia.
Hari yang belum diikuti wajib dilengkapi melalui batch PPOT berikutnya sesuai hari yang tidak diikuti.
- Jika mengikuti Hari 1 dan Hari 2, tetapi tidak hadir Hari 3 → wajib mengikuti kembali Hari 3 pada batch berikutnya.
- Jika tidak hadir Hari 1 → wajib mengikuti Hari 1 pada batch berikutnya.
PPOT merupakan bagian dari proses orientasi bagi keluarga baru Al-Amanah. Komitmen mengikuti PPOT telah disampaikan sejak proses interview calon murid baru, di mana orang tua telah menyatakan kesiapan untuk mengikuti program ini sebagai bagian dari kerja sama antara keluarga dan sekolah.
Sebagaimana siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), orang tua juga perlu mengikuti orientasi agar memahami:
- Budaya sekolah,
- Filosofi pendidikan Al-Amanah,
- Pendekatan pembelajaran,
- Serta nilai-nilai yang ingin ditumbuhkan kepada anak melalui 18 Sikap Mulia.
PPOT menjadi langkah awal untuk memastikan sekolah dan keluarga memiliki visi serta langkah yang sama dalam mendidik anak.
Setelah mengikuti PPOT, orang tua diharapkan dapat:
- Memahami filosofi pendidikan Al-Amanah secara menyeluruh.
- Memahami makna dan penerapan 18 Sikap Mulia.
- Mengetahui bagaimana guru membangun karakter melalui proses pembelajaran.
- Memahami peran orang tua dalam melanjutkan pembiasaan di rumah.
- Menjalin kemitraan yang kuat dengan sekolah demi perkembangan anak.
Ya. Peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian PPOT selama tiga hari penuh akan memperoleh E-Sertifikat PPOT Al-Amanah sebagai bukti telah mengikuti dan menyelesaikan program orientasi pendidikan orang tua.
Idealnya kedua orang tua mengikuti PPOT bersama agar memiliki pemahaman yang sama, karena pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama.
Namun apabila terdapat kendala pekerjaan atau kondisi tertentu, minimal salah satu orang tua/wali wajib mengikuti seluruh rangkaian PPOT. Sekolah tetap mendorong agar kedua orang tua dapat berpartisipasi apabila memungkinkan.
Peserta diharapkan dapat mempersiapkan hal-hal berikut:
- Hadir tepat waktu (sesuai jadwal 08.00 – 15.00 WIB).
- Berpakaian sopan dan nyaman.
- Membawa alat tulis.
- Membawa semangat untuk belajar, berdiskusi, mengamati, dan berkolaborasi bersama sekolah.
